Rasanya aku pengin nangis. Pengin mencaci maki diriku yang tak mampu berbuat banyak dengan keadaan ku ini. baru saja aku keluar dari masalah besar yang lalu dan masih ku rasa bekasnya. kini aku harus mendengar rintihan sang bunda tercinta. kenapa aku sebegitu bodohnya hingga aku tak mampu berbuat banyak. kenapa kakak ku yang cowok tak bisa merasakan apa yang aku rasakan. dia penginnya seneng mulu. ga bisa berfikir kalau sekarang bapak itu sudah tua. ga bisa bekerja kayak dulu lagi. pulang cuma makan dan makan saja. kemana hasil kerjananya slama ini. sampai -sampai pagi ini aku harus mendengar RINTIHAN SANG BUNDA. aku tak sanggup kalau aku melihat ibu seperti itu. aku bener-bener tak sanggup. kalau sampai bunda meneteskan air mata.
ingin rasanya aku memukul diriku dengan sebatang tongkat besi. supaya aku sadar. aku ini cowok. cowok itu tak boleh menangis. cowok itu harus tegar harus berusaha harus bisa mengatasi masalah walau pun itu besar . yang lalu aku bisa walau pun itu dapat bantuan dari. ibu. tapi dengan itu harusnya aku belajar. ga ada masalah yang ga bisa di selesaikan
ya Allah sdarkanlah kakak ku. dia itu kakak tertua seharusnya bisa jadi pengganti tulang punggung keluarga. jangan cuma memikirkan kesenangannya sendiri saja. kalau saja aku ga punya semua tanggungan karna masa lalu itu. aku pasti bisa jadi tulang punggung keluarga. aku pasti bisa membuat bunda tak merintih memikul keluarga terus.
ya Allah sebenarnya aku sudah ikhlas dengan penipuan teman karibku dulu. aku bener-bener sudah ikhlas. tapi kalau saja aku dulu ga bodoh-bodoh amat aku pasti ga akan tertipu besar-besaran seperti itu. aku pasti ga akan melihat bunda sampai merintih seperti tadi pagi. kalau seperti ini rasanya aku pengin mengulang ke masa lalu dan mengembalikan keadaan seperti yang aku inginkan. tapi rasanya itu ga mungkin. ga mungkin terjadi.
Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan
Rabu
Kamis
KEMBALI NGEBLOG LAGI
Sudah lama banget aku ga pernah ngeblog lagi terakhir kalinya mungkin 3 bulan yang lalu. itu pun aku sempatin tuk ngeblog walau ga bisa berkunjung kerumah temen-temen bloger semua. Ya saking banyaknya masalah-masalah yang aku alami jadi aku ga bisa ngeblog. tapi akhirnya semua masalah itu sudah bisa aku atasi walau aku yang slalu tersakiti. tapi biarlah.
sebenarnya banyak banget yang aku pengin ceritakan di blog ini. dari masalah teman keluarga sampai pacar. tapi alkhamdullilah semuanya telah berakhir dengan banget. aku sekarang dah akur lagi sama orang tua ku. itu yang aku ingin kan selama ini. karena aku sangat sayang sama kedua orang tua ku. walau akibatnya banyak banget orang yang jadi menjauhi ku. tapi biarlah yang penting aku tidak di jauhi orang tua ku. terima kasih ya Allah atas rakhmat Mu ini. dan semoga Kau juga mau mengabulkan permintaan ku satu lagi. ya itu "JANGAN KAU TUTUP USIA KU SEBELUM AKU BENAR-BENAR MEMBAHAGIAKAN ORANG TUA KU. DAN MEMBALAS SEMUA YANG DIA BERIKAN UNTUK KU.".
amin....
dan untuk teman-teman yang belum aku kunjungi. aku minta maaf banget.
sebenarnya banyak banget yang aku pengin ceritakan di blog ini. dari masalah teman keluarga sampai pacar. tapi alkhamdullilah semuanya telah berakhir dengan banget. aku sekarang dah akur lagi sama orang tua ku. itu yang aku ingin kan selama ini. karena aku sangat sayang sama kedua orang tua ku. walau akibatnya banyak banget orang yang jadi menjauhi ku. tapi biarlah yang penting aku tidak di jauhi orang tua ku. terima kasih ya Allah atas rakhmat Mu ini. dan semoga Kau juga mau mengabulkan permintaan ku satu lagi. ya itu "JANGAN KAU TUTUP USIA KU SEBELUM AKU BENAR-BENAR MEMBAHAGIAKAN ORANG TUA KU. DAN MEMBALAS SEMUA YANG DIA BERIKAN UNTUK KU.".
amin....
dan untuk teman-teman yang belum aku kunjungi. aku minta maaf banget.
Sabtu
adeku sayang adeku malang
Ade knapa kau membohongi kakak. Padahal kakak pengin jadi tempat curhat ade. Tapi kenapa ade membohongi kakak seperti ini.
Ade boleh menolak cinta kakak. Kakak ga sakit hati. Kakak bener- bener ga sakit hati. Tapi kenapa ade malah mencintai orang yang salah, kenapa ade mencintai dia yang telah beristri !!!! Yang tlah menjadi seorang ayah.
Dia tidak pantas mndapatkan cinta mu ade. Bolehlah ade menolak kakak tapi tolong de. Jangan mencintai dia. Masih banyak cowo yang terbaik buat ade. Dia hanya akan menyakiti ade. Dia hanya akan membuat ade patah hati. Dia hanya mempermainkan ade, kakak ga akan rela bila ade dipermainkan dia. Dia hanya buaya yang mencari kesenangan sesaat. Kalo di sudah puas ade pasti akan di tinggalkannya. Kakak ga mau ade sakit hati lagi. Biarlah kakak saja sakit hati kakak sudah biasa. Kakak ga mau ade yang sakit hati. Tolong de jauhi dia. Kakak bisa kok cari yang terbaik buat ade. Teman kakak banyak de. Ade boleh pilih yang mana asal jangan dia de.
Tolong de jauhi dia. Dia ga mungkin mencintai dia, ade kan tau kalo dia telah beristri,dia juga sudah punya anak de. Ingat itu de.
Kakak tau de apa yang ade rasakan saat ini. Makanya tiap hari kakak menghibur ade. mencoba membuat ade tersenyum. Walau sebenernya hati kakak menangis. Kakak tak perdulikan itu. Kakak hanya ingin ade tersenyum....tersenyum... Dan tersnyum...
Jumat
Curhat ( aku, dia dan dia )
Sekarang aku ga enak banget ngejalanin hubungan ini. Dia super perhatian banget. Sampai-sampai hidupku seakan di bayangin bayangan dia. Aku terkekang karna perhatian dia yang "super". Tiap hari tiap jam dia selalu telfon aq. Sampai2 tengah malem waktu aku tidur aja dia tetap nelfon aq. Aku ga bisa bebas ngejalanin hidupku seperti dulu. Ingin ku lepaskan dia tapi aku tak tega. Dia sayang banget ma aku, orang tua dia sudah merestui aku. Apa lagi dia telah memberikan semuanya untukku.
Saat ini aku bingung harus bagai mana. Apa lagi orang yang dulu pernah aku sayang kini lagi dekat ama aku lagi.
Aku bingung harus pilih yang mana...
Aku ngebohongin keduanya...
Aku bingung untuk memilih mana yang terbaik buat aku saat ini.
Sebenarnya aku pengin mengakhiri hubungan ku saat ini dan menjalin hubungan yang baru dengan orang yang aku sayang. Tapi itu terlalu sulit tuk saat ini. Makanya aku ngebohongin keduanya.
Aku sadar kebohongan ga akan bertahan lama malah akan buat hidupku hancur. Tapi tuk saat ini "bohong" bagiku yang terbaik.
Selasa
Kisah Cintaku
Lama banget ga posting di blogku. Rasanya males bgt buka blog. Padahal sebenarnya banyak bgt yang pengin aku tulis di blog CATATAN SI ANAK DESO ini. Tp entah kenapa rasanya males bgt buka blog. Padahal banyak sekali yang ingin aku ceritakan. Mungkin karna suasana hati yang tak karuan saat ini yang bnyak terjadi di kehidupanku. Mulai dari cinta, persahabat, sampai Masalah keluarga ikut serta mengisi kehidupanku. Langsung ajalah aku cerita tentang kisah cintaku yang aku pun tak tau kapan itu terjadi.
Awalnya aku di ajak temanku (sem) kerumah temen dia, itha namanya. Pertama main kerumah itha aku tak bertemu dengannya (itha). Aku hanya bertemu dengan mamah ita dan ayahnya itha. Jd dengan terpaksa aku pulang dengan kekecewaan. Dan hari berikutnya aku dan sem pun main kerumah itha lagi namun kali ini aku bertemu dengan itha. Awal jumpa sich biasa saja tak ada rasa yang sepesial. Dalam hati hanya bilang "cantik juga nih si itha".
Namun seperti biasa, aku hanya duduk sambil smsan tanpa ngbrol ama mereka. Maklumlah aku baru kenal dia jadi belum tau mw ngbrol apa. Aku hanya smsan sambil dengerin mereka ngobrol kanan kiri. Ya bisa di bilang tak ada kesan sepesial pada pandangan pertama. Yang membuat aku jatuh cinta.
Setelah beberapa bulan kemudian, sem pun ngajak aku main kerumah itha lagi. Ya seperti biasanya aku. Aku hanya duduk tanpa ada kata, tanpa ada suara. Hanya dengerin mereka ngobrol. Tp kali ini tatapan itha beda, dia seakan menatap aku beda. Tp saat itu tak ada rasa apa pun dalam hatiku. Aku hanya sedikit gerogi saat dia (itha) menataq aku. Ya wajarlah kalo aku gerogi di tatap si itha.
Singkat cerita.
Paginya aku dapat sms dari sem. Kata sem itha minta nomer hp aku. Batin aku pun lgsung bertanya tanya "buat apa dia minta nopeku".
Setelah beberapa menit kemudian dia sms. Aku pun memblsnya, akhirnya kita pun sling mengenal lwt sms dan akhirnya dia pun ngungkapin perasaan dia ama aku. Ya udah aku gombalin aja. Eeeh tak di sangka sorenya dia ngajak jalan. Ya udah aku terima aja tawaran dia. Mumpung ada kesempatan. Hehehehe
Rute yang di lalui pertama main kerumah sem sampai habis maghrib setelah itu kita jalan ke alun2 slawi. Dari sinilah kita mulai mesra. Tanpa ada kata tembak menembak kita pun akhirnya jadian.
Entah kenaqa rasanya cepet bgt kita jadian, pdhal kita belum mengenal satu sama lain, sifat masing2. Ya mungkin sudah takdir kali. Tp mudah2an hubungan ini bertahan lama.
Cukup dulu ceritanya. Cape kedua jempolku ngetik ini. Maklum ngeblog pkai hp.
Rabu
curhat
Ya Allah.
Kenapa susah banget ngelupain seseorang dalam hidupku. Setiap saat aku kangen banget sama evha. Aku bener2 sayang banget ama dia. Walau dia sudah merit, aku masih tetap menginginkan dia jadi kekasihku seperti dulu. Aku tau itu mustahil bagi aku.
Tapi jujur dari dalam hatiku kalau aku masih mencintai dia seperti dulu. Aku merasa nyaman banget saat aku bersama dia. Tapi sekarang aku tak tau apa yang kurasakan hanya kepedihan yang mengiris hatiku. Tanpa aku bisa memiliki dia seutuhnya. Andai semua kejadian pahit yang di alami evha nda pernah terjadi. Aku sekarang pasti masih memeluk evha dengan eratnya. Masih bisa mencium dia. Tapi sekarang semuanya hanya khayal yang tak dapat kuraih
walau beribu cara kucoba tuk memilikinya lagi. Tapi semua itu takan mungkin mengemblikan evha dalam dekapanku. Karena dia kini tlah menjadi istri bagi orang lain. Aku benar benar terpukul saat aku mendengar dia sudah menikah. Dia tidak memberi tau aku kalau dia menikah. Sebenarnya aku pengin nangis sekencang kencangnya waktu mendengar dia menikah. Tapi aku itu cowok. Cowok tak boleh menangis hanya karna hal sekecil itu. Mungkin bagi orang itu hal kecil, tapi sebenarnya bagi aku itu adalah hal besar yang merubah semua impianku tuk bisa bersamanya. Aku kalut banget sampai sampai beberapa hari aku tak bisa tidur nyenyak seperti biasanya. Nafasku seakan hilang setengah. Aku sesak tuk bernafas. Ingin rasanya ku akhiri semua perjalanan hidup ku. Tapi seperti biasa. Aku tak mampu, aku kasihan ama ortuku. Aku belum bisa berbakti pada mereke. Aku belum bisa membalas kebaikan mereka. Aku masih ingin melihat ortu tersenyum walau aq sebenarnya menangis.
Kenapa susah banget ngelupain seseorang dalam hidupku. Setiap saat aku kangen banget sama evha. Aku bener2 sayang banget ama dia. Walau dia sudah merit, aku masih tetap menginginkan dia jadi kekasihku seperti dulu. Aku tau itu mustahil bagi aku.
Tapi jujur dari dalam hatiku kalau aku masih mencintai dia seperti dulu. Aku merasa nyaman banget saat aku bersama dia. Tapi sekarang aku tak tau apa yang kurasakan hanya kepedihan yang mengiris hatiku. Tanpa aku bisa memiliki dia seutuhnya. Andai semua kejadian pahit yang di alami evha nda pernah terjadi. Aku sekarang pasti masih memeluk evha dengan eratnya. Masih bisa mencium dia. Tapi sekarang semuanya hanya khayal yang tak dapat kuraih
walau beribu cara kucoba tuk memilikinya lagi. Tapi semua itu takan mungkin mengemblikan evha dalam dekapanku. Karena dia kini tlah menjadi istri bagi orang lain. Aku benar benar terpukul saat aku mendengar dia sudah menikah. Dia tidak memberi tau aku kalau dia menikah. Sebenarnya aku pengin nangis sekencang kencangnya waktu mendengar dia menikah. Tapi aku itu cowok. Cowok tak boleh menangis hanya karna hal sekecil itu. Mungkin bagi orang itu hal kecil, tapi sebenarnya bagi aku itu adalah hal besar yang merubah semua impianku tuk bisa bersamanya. Aku kalut banget sampai sampai beberapa hari aku tak bisa tidur nyenyak seperti biasanya. Nafasku seakan hilang setengah. Aku sesak tuk bernafas. Ingin rasanya ku akhiri semua perjalanan hidup ku. Tapi seperti biasa. Aku tak mampu, aku kasihan ama ortuku. Aku belum bisa berbakti pada mereke. Aku belum bisa membalas kebaikan mereka. Aku masih ingin melihat ortu tersenyum walau aq sebenarnya menangis.
Sabtu
Kebodohanku
Ingin ku teriakan rasa yang mengganjal dada.
Mengungkap cerita yang ingin aku bina.
Namun ku tak bisa melontarkan rasa.
Karna ada dia yang lebih dulu ada.
Pedih menutup rasa cinta yang mengganjal lara.
Membuat hati gelap seakan buta.
Menutup nafas bagai tak bernyawa.
Hanya kerinduan yang membuat ku tetap ada.
Berkali-kali ku rasa.
Berkali-kali ku merana.
Tapi tetap ku tak bisa merubah semua.
Karena betapa bodohnya aku.
Bodoh...
Hingga tak bisa merubah rasa yang dulu perna ku rasa.
Sakit...
Memanglah sakit, memendam rasa cinta.
Padahal dia sudah ada di depan mata.
Sakitnya begitu terasa saat aku merindukan dia.
Begitu sangat terasa saat dia jauh meninggalkan kita.
Bodoh...
Bodoh...
Bodohnya aku.
Begitu bodohnya aku.
Hingga ku tak bisa memberi kebahagiaan dalam hidupku.
Begitu bodoh...
Bodoh...
Bodohnya aku.
Tak bisa mengungkap cinta.
Mengungkap cerita yang ingin aku bina.
Namun ku tak bisa melontarkan rasa.
Karna ada dia yang lebih dulu ada.
Pedih menutup rasa cinta yang mengganjal lara.
Membuat hati gelap seakan buta.
Menutup nafas bagai tak bernyawa.
Hanya kerinduan yang membuat ku tetap ada.
Berkali-kali ku rasa.
Berkali-kali ku merana.
Tapi tetap ku tak bisa merubah semua.
Karena betapa bodohnya aku.
Bodoh...
Hingga tak bisa merubah rasa yang dulu perna ku rasa.
Sakit...
Memanglah sakit, memendam rasa cinta.
Padahal dia sudah ada di depan mata.
Sakitnya begitu terasa saat aku merindukan dia.
Begitu sangat terasa saat dia jauh meninggalkan kita.
Bodoh...
Bodoh...
Bodohnya aku.
Begitu bodohnya aku.
Hingga ku tak bisa memberi kebahagiaan dalam hidupku.
Begitu bodoh...
Bodoh...
Bodohnya aku.
Tak bisa mengungkap cinta.
Jumat
Dia
Ya Allah.Kenapa aku sulit banget tuk melupakan dia. Kenapa sampai sekarang aku masih mengharapkan dia tuk jadi kekasih khalal ku kelak. Kenapa tak ada seseorang cewek pun yang mampu menggantikan posisi dia dalam hatiku. Aku masih tetap saja membelenggu cinta dia dalam hatiku walau pun dia dah menjadi milik orang lain tuk selamanya.
Ya Allah bantulah aku tuk membuang perasaanku ini. Biarkan aku bahagia bersama orang lain.
Ya Allah bantulah aku tuk membuang perasaanku ini. Biarkan aku bahagia bersama orang lain.
Sabtu
€"£€"$!&(%£"€)%£"!$€"£%(%€"£€%$)"£"£%€"!$€"£%(&$%£")
Baru pertama kali aku bangun tidur langsung meneteskan air mata. Bukan karna aku di gigit nyamuk tp karna hari ini aku bermimpi tentang dia (evha). Emang aku akui kalau aku sangat merindukan dia. Sampai2 dia terbawa dalam mimpiku. Aku tak tau bagai mana aku bisa mengatakan semua perasaan ini pada dia sedangkan kita sudah benar2 jauh. Bukan hanya jarak saja yang jauh tapi hati kita pun sudah sangat jauh. Sampai sampai aku tak tau harus berbuat apa supaya aku bisa bahagia krna semua kebahagiaanku yang dulu sudah tak ada lagi. Aku benar benar merasa sepi banget setelah dia jauh dari aku dan hati aku. Aku merasa seperti kehilangan kedua kaki aku yang dulu selalu kubuat untuk mengejar kebahagiaanku. Aku benar benar tak mampu untuk melupakan dia dari fikiranku. Aku benar benar tak mampu membuang perasaan cinta ini. Walau setahun sudah berjalan begitu cepatnya tapi aku tetap masih menanti dia seperti janji kita dulu. Walau sesungguhnya penantianku hanyalah sia sia belaka tapi kenapa aku masih tetap menanti dia. Berharap dia kelak akan menepati janji dia yang dulu pernah dia ucapkan.
Ingin rasanya ku memaki diriku sendiri biar aku sadar kalau semua penantian ini hanya akan membuat aku menderita. Tapi aku juga gak tau kenapa perasaan ini tetap ada walau berkali kali ku coba untuk membuangnya, menguburnya hingga aku mencari dan mendapat penggantinya pun aku tak manpu membuang perasaan cinta ini. Aku benar benar sayang evha. Aku benar benar mencintai evha. Walau aku tau sekarang dia sudah tidak mencintaiku lagi seperti dulu.
Aku tak tau harus menyalahkan siapa dalam masalah ini. Apakah aku harus menyalahkan mama dia karna dia tidak merestui hubungan kita. Apakah aku harus menyalahkan evha karna tak menepati janjinya atau aku harus menyalahkan diri aku karna aku tak bisa membuang perasaan cinta ini. Yang jelas sampai sekarang aku masih tetap mencintai dia dengan sepenuh hatiku.
Andai saja aku tak bisa mengendalikan fikiranku mungkin aku sudah benar benar gila karnanya. Gila karna mengharap cintanya kembali. Gila karna semua keadaanku selama ini yang membuat aku benar benar gila.
Dulu aku pernah benar benar kehilangan diriku yang sebenarnya sampai2 aku nekad mau mengakhiri hidupku. Aku minum banyak banget obat sakit kepala hingga aku menjadi lemas tak berdaya,mata menjadi gelap seperti orang buta. Pokoknya waktu itu di dalam kamar aku pasra malaikai isroil mencabut nyawaku. Tapi Allah berkehendak lain.
Ingin rasanya ku memaki diriku sendiri biar aku sadar kalau semua penantian ini hanya akan membuat aku menderita. Tapi aku juga gak tau kenapa perasaan ini tetap ada walau berkali kali ku coba untuk membuangnya, menguburnya hingga aku mencari dan mendapat penggantinya pun aku tak manpu membuang perasaan cinta ini. Aku benar benar sayang evha. Aku benar benar mencintai evha. Walau aku tau sekarang dia sudah tidak mencintaiku lagi seperti dulu.
Aku tak tau harus menyalahkan siapa dalam masalah ini. Apakah aku harus menyalahkan mama dia karna dia tidak merestui hubungan kita. Apakah aku harus menyalahkan evha karna tak menepati janjinya atau aku harus menyalahkan diri aku karna aku tak bisa membuang perasaan cinta ini. Yang jelas sampai sekarang aku masih tetap mencintai dia dengan sepenuh hatiku.
Andai saja aku tak bisa mengendalikan fikiranku mungkin aku sudah benar benar gila karnanya. Gila karna mengharap cintanya kembali. Gila karna semua keadaanku selama ini yang membuat aku benar benar gila.
Dulu aku pernah benar benar kehilangan diriku yang sebenarnya sampai2 aku nekad mau mengakhiri hidupku. Aku minum banyak banget obat sakit kepala hingga aku menjadi lemas tak berdaya,mata menjadi gelap seperti orang buta. Pokoknya waktu itu di dalam kamar aku pasra malaikai isroil mencabut nyawaku. Tapi Allah berkehendak lain.
Langganan:
Postingan (Atom)